PERINTAH UTK BERBUAT BAIK
PERINTAH ALLAH SWT. UNTUK BERBUAT BAIK
“ Dan carilah dengan apa yang dianugerahkan Allah kepada engkau akan negeri akhirat dan janganlah engkau melupakan bagian-mu di-dunia, dan berbuat baik-lah sebagaimana Allah berbuat baik kepada-mu.” ( Al Qashash , 28 : 77 ) , ( Ikhtiar lahir berbuat baik sesuai yang diperintahkan dan ikhtiar bathin / rohani dengan berdo / pen) : “ Rabbanaa aatinaa fid dun-yaa hasanataw wa fil aakhirati hasanataw wa qinaa ‘adzaaban naar. ( Al Baqarah , 2 : 201 ) , ( dan Insyaallah janji-Nya akan dapat kita buktikan/pen ) : “ Dan Tuhanmu berfirman , “ Berdoalah kepada-Ku niscaya aku perkenankan ( kabulkan ) doa mu “ ( Al Mukmin , 40 : 60 ) , ´ Dan Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku , maka jawablah bahwasanya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku. ” ( Al Baqarah , 2 : 186 )
1. “ Dan berbuat baik-lah ; karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. “ ( Al Baqarah , 2 : 195 ) , “ Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. “ ( Aali’Imraan , 3 : 147-148 )
2. Inilah ayat – ayat kitab yang penuh hikmah ( Al Qur’an ) sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang – orang yang berbuat kebaikan , ( yaitu ) orang – orang yang mendirikan shalat , dan menunaikan zakat serta yakin akan akhirat. Mereka itu atas petunjuk Tuhan-nya dan mereka itu orang – orang yang beruntung.” ( Lukman , 31 : 2 – 5 )
3. “ Sesungguhnya Allah menyuruh berlaku adil , berbuat kebajikan , memberi ( pertolongan ) kepada kerabat dan melarang berbuat yang keji , mungkar dan zalim. Dia mengajari kamu agar kamu mendapat petunjuk.” ( An Nahl , 16 : 90 ) ,
4. “ Jika Kamu berbuat kebaikan ( berarti ) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri , dan jika kamu berbuat kejahatan , maka ( akibatnya ) bagi diri-mu sendiri.”( Al Israa’ , 17 : 7 & 13 )
5. “ Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertaqwa , “ Apakah yang telah diturun -kan oleh Tuhan kamu ? “ Mereka menjawab,” Kebaikan .” Bagi mereka yangberbuat kebaikan didunia ini akan memperoleh kebaikan dan sesungguh-nya negeri akhirat lebih baik , dan itulah sebaik-baiknya tempat orang-orang yang ber -taqwa.” ( An Nahl , 16 : 30 ) , “ Hai orang-orang yang beriman , ruku’lah , sujud-lah dan sembahlah Tuhan kamu dan berbuatlah kebaikkan supaya kamu memperolehkemenangan.” ( Al Hajj , 22 : 77 ) , “ Hai anakku ! , dirikanlah shalat , suruhlah (orang) berbuat baik , laranglah perbuatan yang mungkar dan sabarlah menghadapi musibah yang menimpamu. Sesungguhnya yang demikian itu masuk perintah-perintah Allah.” (Lukman , 31 : 17)
6. “ Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa dan orang-orang yang berbuat baik.” ( An nahl , 16 : 128 , ) , “ Dan sesungguhnya Allah benar - benar beserta orang-orang yang berbuat baik .”( Al Ankabut, 29 : 69 )
7. “ Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.“ ( Al A’Raaf , 7 : 56 ) , “ Dan hendaklah kamu memohon ampun kepada Tuhan-mu kemudian bertaubat kepada-Nya , niscaya DIA akan memberi kesenangan yang baik kepada kamu sampai kepada ajal yang ditentukan. DIA akan memberikan karunia-NYA kepada setiap orang yang mempunyai kebaikan.” ( Huud , 11 : 1 - 3 )
8. “ Orang-orang yang berbuat baik didunia ini mendapatkan kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. “ ( Az Zumar , 39 : 10 ) , ( Al Mu’minuun ,23 : 57 – 62 )
9. “ Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.” ( Yuusuf , 12 : 22 ) , “ Hai orang yang beriman , ruku’lah , sujudlah dan sembahlah Tuhan kamu dan berbuatlah kebaikan supaya kamu memperoleh kemenangan.” ( Al Hajj , 22 : 77 ) ( Muhammad , 47 : 2 , Al-‘Ankabuut, 29 : 7 )
10. “ Barang siapa yang berbuat kebaikan dari laki-laki atau perempuan dan dia mukmin, niscaya KAMI menghidupkannya dengan kehidupan yang baik , dan KAMI memberi balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.” ( An Nahl , 16 : 97 , An Nisaa’ , 4 : 124 )
11. “ Barang siapa yang datang dengan kebaikan , maka baginya pahala yang lebih baik daripada kebaikan itu “ ( Al Qashash , 28 : 84 ) , “ Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang menyerahkan dirinya kepada Allah sedang ia berbuat kebaikan dan mengikuti agama Ibrahim yang lurus ? ( Al Islam ) Dan Allah menjadikan Ibrahim kesayangan-Nya “ ( An Nisaa’ , 4 : 125 , Al Haj ,22 : 78 )
12. “ Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan pekerjaan yang baik , maka bagi mereka itu pahala yang tiada putus-putus nya.“ ( At Tiin , 95 : 6 ) , “ Bagi orang yang berbuat kebaikan (disediakan) kebaikan dan tambahan ( berlipat ganda ) serta muka - muka mereka tidak tertutup oleh kehitaman dan tidak ( pula ) kehinaan. Mereka itulah ahli surga yang mereka kekal didalam-nya.” ( Yuunus , 10 : 26 ) , “ Dan orang-orang yang beriman serta beramal soleh , mereka itulah penghuni surga , mereka kekal didalam-nya.” (Al Baqarah , 2 : 82 - 83 )
13. “ Dan barang siapa menyerahkan dirinya kepada Allah dan dia berbuat kebaikan , maka sungguh dia berpegang kepada tali yang kukuh. Dan hanya kepada Allah kesudahan segala urusan.” ( Luqman , 31 : 22 ) , “ Setiap orang berbuat menurut keadaan-nya , maka Tuhan kamu lebih mengetahui siapa-siapa yang lebih benar jalan-nya.” ( Al israa’ , 17 : 84 )
14. “ Dan orang-orang yang beriman dan beramal soleh , sungguh akan KAMI masukkan mereka kepada golongan orang-orang yang saleh.” ( Al ‘ Ankabuut , 29 : 9 )
15. “ Maka berlomba-lombalah kamu berbuat kebaikan “ ( Al Maa-idah , 5 : 48 , Al Baqarah , 2 : 148 ) , “ Barang siapa yang datang dengan perbuatan baik , maka bagi-nya ( pahala ) sepuluh kali lipat “ ( Al An’aam , 6 : 160 , Al Baqarah , 2 : 261 = 700 kali lipat ) , , “ Dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipat.” ( HR. Tirmidzi ) , “ Dan bersabarlah , karena sesungguh - nya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan.” ( Huud , 11 : 115 , 117 )
16. Wallaahu yuhibbul muhsiniin. = “ Dan Allah menyukai orang – orang yang berbuat kebaikan. “ ( Aali ‘Imraan , 3 : 134 )
17. Al Qashash , 28 : 54 & 84 , Al An’aam, 6 : 160 , Al Baqarah , 2 : 261 , At Taghaabun , 64 : 17 , Al bayyinah , 98 : 7 – 8 , Yunuus , 10 : 26. , Luqman , 31 : 16 , dll) ( Al Israa’ , 17 : 23 – 39 ) >< ( Al Kahfi , 18 : 103 – 106 )
18. Dalam Buku ini banyak perintah-perintah Allah SWT. dan contoh-contoh perbuatan baik kepada Allah SWT. dan sesama manusia ( misal menahan amarah , memaafkan kesalahan orang lain , menafkahkan hartanya diwaktu sempit dan lapang = Aali ‘Imraan , 3 : 134 , Berdzikir , bersholawat , amar maruh nahi Munkar dll sbagainya ) serta makhluk lainnya ( amal soleh ) ( Allah SWT. tidak butuh apapun dari kita , tapi kita butuh apapun dari Allah SWT. yaitu banyaknya Rahmat karunia dan ridho-Nya , Perbuatan-perbuatan baik yang diikhlaskan hanya kepada-Nya-lah cara yang paling afdol menjemput segala karunia dan rejeki-Nya. Janji Allah SWT. bagi hamba-Nya yang telah berbuat baik dengan Ikhlas sebagai Ibadahnya kepada-Nya ( QS.28 : 54 , QS.28 : 84 , QS.6 : 160 , QS.2 : 161 , QS.64 : 17 , QS.98 : 7 – 8 , QS.10 : 26 )
19. Mohon ampunan Allah SWT. ( taubat / istiqfar ) bila kita melakukan kesalahan / dosa ; baik karena ketidak sengajaan atau sengaja karena kalah dengan hawa nafsu , begitu juga kepada sesama yang kita sudah zolimi - kemudian kesalahan itu kita upayakan untuk tidak diulangi lagi dan diganti dengan perbuatan baik lainnya – maka ini adalah salah satu perbuatan baik kita yang sangat disenangi dan dihargai Allah SWT. , dengan demikian hari demi hari kita tundukan hati kita kepada Allah SWT. dan hari demi hari diri kita selalu dibersihkan-Nya dari dosa dan kesalahan-kesalahan kita , dan Insyaallah kita bisa masuk kedalam golongan hamba-hamba yang disayangi & dipilih-Nya untuk mewarisi Surga – Nya.
20. “ Dari Abu Hurairah r.a. , bahwa Rasulullah SWA. bertanya , “ Tahukah kamu semua , apa kebangkrutan itu ? sahabat menjawab, “ Kebangkrutan bagi kami adalah orang yang tidak mempunyai uang dan tidak mempunyai barang-barang / perabotan. Maka Nabi bersabda, “ Sesungguhnya yang bangkrut dari umat-ku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa shalat , puasa dan zakat ; dia juga datang membawa tudingan orang , tuduhan orang , makan harta ini , mengalirkan darah ini , bikin ini dan itu ; kemudian ini diambil dari kebaikannya, dan yang ini juga diambil dari kebaikan - nya. Jika kebaikan sudah habis sebelum dipakai untuk membayar keburukannya , maka diambil kesalahan orang yang dizalimii dan dibebankan kepada-nya , kemudian dilemparkan kedalam neraka.” ( HR. Muslim dalam Shahih-nya )
21. Dll. ” Barang siapa yang menghendaki dunia , maka adalah dengan ilmu dan barang siapa yang menghendaki Akhirat maka adalah dengan ilmu dan barang siapa yang menghendaki keduanya , maka adalah dengan ilmu.” ( Al-Hadits ) dengan mengamalkan kedua ilmu tersebut Ikhlas kepada Allah SWT. , Insyaallah doa kita ini terkabul , “ Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanataw wa fil aakhirati hasanataw wa qinaa ‘adzaaban naar. ( Al Baqarah , 2 : 201 ) ,
22. dll
23. Orang yang melakukan perbuatan – perbuatan baik sesuai dengan apa yang diperintahkan Allah SWT. dan Rasul-Nya Muhammad saw. Dengan Ikhlas layak berdoa seperti pada surat Al Baqrah , 2 : 201 ini dan Sudah selayaknya Allah SWT. Mengabulkan doa para hamba-Nya yang telah melakukan perbuatan – perbuatan baik itu. Sesuai janji-Nya, Insyaallah !
HIKMAH IMAM ALI BIN ABI THOLIB
TENTANG BEBERAPA HAL PERBUATAN BAIK DAN BURUK.
1. “ Kebaikan bukanlah dengan bertambah banyaknya harta dan anak-mu. Akan tetapi kebaikan adalah dengan bertambah banyaknya ilmu-mu , bertambah besarnya belas-kasih-mu , dan engkau menyayangi orang lain dengan mengajak ibadahmu kepada Tuhan-mu. Maka jika engkau bisa berbuat baik , engkau harus memuji Allah ‘Azza wajalla ; dan jika engkau berbuat buruk , beristiqfarlah kepada Allah.”
2. “ Tidak ada kebaikan didunia kecuali bagi dua golongan manusia , yaitu : ( pertama ) , seseorang yang berbuat dosa , lalu dia cepat-sepat bertaubat. Kedua , seorang yang bersegera dalam amal kebajikan. Tidak-lah dipandang sedikit perbuatan yang dilakukan dengan ketaqwaan , maka bagaimana dapat dikatakan sedikit suatu perbuatan yang diterima ( Allah ) ? “
3. “ Kesempatan terus berjalan seperti jalannya awan. Oleh karena itu , cepatlah kalian ambil segala kesempatan yang baik.”
4. “ Kedermawanan yang sebenarnya adalah berniat melakukan kebaikan kepada setiap orang. Lalu berniat baik bagi setiap orang.”
5. “ Diantara amal kebajikan yang paling utama adalah berderma disaat kesusahan , bertindak jujur ketika sedang marah , dan memberi maaf ketika mampu untuk menghukum.”
6. “ Kebaikan yang tidak ada keburukan didalamnya adalah bersyukur ketika mendapat -kan kenikmatan , dan bersabar ketika mendapatkan musibah.”
7. “ Berbuat-lah kebaikan dan janganlah kalian meremehkan-nya sedikitpun. Sebab , kecilnya kebaikan adalah besar dan sedikitnya kebaikan adalah banyak. Dan janganlah sekali-kali salah seorang dari kalian mengatakan , “ Sesungguhnya orang lain lebih utama dalam hal melakukan kebaikan ini dari pada saya.” Maka , demi Allah , perkataan - nya akan menjadi kenyataan. Sesungguhnya bagi kebaikan dan keburukan ada pemilik -nya ( pelaku-nya ). Maka , sepanjang kalian meninggalkan diantara kedua-nya , orang lain ( ahlinya ) mengambilnya.”
8. “ Jika seorang meninggal dunia , terputuslah segala amalnya kecuali tiga , sedekah jariah , ilmu yang dia ajarkan kepada manusia lalu mereka mendapatkan manfaat dengan-nya ; dan anak yang saleh yang mendoakannya.”
9. “ terimalah orang yang gagal , karena sesuatu yang gagal dari mereka pasti “ Tangan Allah “ ada diatas tangan mereka yang mengangkat kegagalan mereka.”
10. “ Janganlah engkau meninggalkan kebaikan , karena zaman selalu berputar . Banyak sekali orang yang pagi harinya mengharapkan kebaikan ( pemberian ) orang lain berubah menjadi orang yang diharapkan kebaikannya oleh orang lain , dan orang yang kemarennya mengikuti orang lain berubah menjadi orang yang diikuti.”
11. “ Permulaan kebaikan dipandang ringan , tetapi akhirnya dipandang berat. Hampir – hampr saja pada permulaannya dianggap sekedar menuruti khayalan , bukan pikiran , tetapi pada akhirnya dianggap sebagai buah pikiran , bukan khayalan. Oleh karena itu , dikatakan bahwa memelihara pekerjaan lebih berat daripada memulainya.”
12. “ Dengan kebaikan , orang yang merdeka bisa berbuat.”
13. “ Pasti ada teman didalam kubur-mu. Oleh karena itu , jadikanlah teman-mu itu seorang yang berwajah ceria yang sangat wangi baunya. Teman itu adalah amal soleh.”
14. “ Memulai pekerjaan adalah sunnah , sedangkan memeliharanya adalah wajib.”
15. “ Tidak ada perdagangan yang seperti amal soleh , dan tidak ada keuntungan yang seperti pahala.”
16. “ Jika engkau merasa lelah dalam kebajikan , maka sesungguhnya kelelahan itu akan hilang , sementara kebajikan akan kekal.”
17. “ Belanjakan-lah harta-mu dalam hal yang benar , dan janganlah engkau menjadi penyimpan harta untuk sekalian diri-mu ( orang lain ) karena menumpuk harta.”
18. “ Benar – benar mengherankan , orang yang dikatakan punya kebaikan , padahal kebaikan tidak ada pada dirinya , Bagaimana ia merasa gembira ? Dan juga benar- benar mengherankan , orang yang dkatakan punya keburukan , bagaimana ia marah ?”
19. “ Tidak ada yang mengetahui keutamaan orang yang memiliki keutamaan kecuali orang-orang yang memiliki keutamaan.”
20. “ Sesungguhnya Allah memiliki hamba – hamba yang dikhususkan-Nya dengan berbagai kenikmatan untuk kemanfaatan hamba-hamba-Nya yang lain. Allah meng - ukuhkan kenikmatan ( harta ) itu ditangan mereka selama mereka menderma - kannya. Maka jika mereka tidak mendermakannya , pasti Allah akan mencabutnya dari mereka , kemudian DIA mengalihkannya kepada orang lain.”
21. “ Kebajikan adalah apa yang menenangkan hatimu. Sedangkan dosa adalah hatimu yang dibuatnya gelisah karenanya dan menyesakkan dada-mu.”
22. “ Jika bentuk keburukan bergerak dan tidak tampak wujutnya , maka ia akan menyebab -kan ketakutan ; dan jika tampak wujudnya , maka ia akan menyebabkan kesakitan. Sebaliknya , jika bentuk kebaikan bergerak dan tidak tampak wujudnya, maka ia akan menyebabkan kegembiraan ; dan jika tampak wujudnya , maka ia akan menyebabkan kenikmatan.”
23. “ Lemparkanlah kembali batu itu dari arah mana ia datang , karena sesungguhnya kejahatan tidak didorong kecuali oleh kejahatan.”
24. “ Akhiri keburukan karena sesungguhnya jika engkau menghendaki , niscaya engkau akan terburu- buru mengambilnya.”
25. “ Pelaku kebaikan lebih baik daripada kebaikan itu sendiri , dan pelaku kejahatan lebih jahat daripada kejahatan itu sendiri.” ( karena kebaikan yang tidak dilakukan bukanlah kebaikan / yang memberi manfaat , dan kejahatan yang tidak dilakukan adalah bukan kejahatan – ia hanya obyek , yang baik dan yang jahat adalah subyeknya. / pen )
26. “ Bersahabatlah dengan orang yang baik , niscaya engkau akan termasuk diantara mereka ; dan tinggalkanlah orang-orang jahat, niscaya engkau terpisah dari mereka.”
27. “ Janganlah engkau bersahabat dengan orang jahat karena sesungguhnya watakmu mencuri dari sebagian wataknya , sementara engkau tidak tahu.” (tidak menyadarinya)
28. “ Orang – orang jahat mengincar keburukan manusia dan meninggalkan kebaikan mereka , sebagaimana lalat mengincar tempat – tempat yang kotor.”
29. “ Sesuatu yang manfaatnya bersifat umum adalah kematian bagi orang yang jahat.”
30. “ Janganlah kalian bersahabat dengan orang jahat karena sesungguhnya mereka mengungkit – ungkit kebaikan mereka terhadap kalian.”
MANFAAT HIKMAH PERTAUBATAN DALAM HAKEKAT-NYA YANG DITINDAK LANJUTI DENGAN MENAMBAH ILMU AKHIRAT & DUNIA ( Al Qashshas , 28 : 77 ) SERTA AMAL PERBUATAN BAIK / AMAL SHOLEH/TAQWA INSYAALLAH AKAN :
1. Diberi kekuatan Iman Islam , kuat Tauhidnya dan diberi ilmu ma’rifah. Segala godaan yang melemahkan tauhid dan kepercayaan kepada Alloh Yang Maha Esa dapat dielakkan , hatinya penuh keyakinan dan tawakal kepada Alloh.
2. Memperoleh petunjuk dan pertolongan dari Alloh dan dijauhkan dari kesesatan.
3. Hatinya menjadi terang benderang , tenang , tentram & dijauhkan dari kesusahan.
4. Memperoleh iman dengan cahaya rohaniah , sehingga iman menjadi kuat tak mudah terbuai oleh bujuk – rayu setan.
5. Dikaruniai dengan ilmu dan Akhlakul Karimah / Akhlak yang baik , Dihindari dari Akhlak buruk yang paling dibenci Tuhan yaitu : riya , dengki , sombong & Takabur , fasik – Munafiq dan kemusrykan.
6. Diberi jalan yang lurus dalam menuju kebaikan , dijauhkan dari perbuatan Jahat dan ditutupi perbuatan buruknya.
7. Memperoleh berbagai macam kenikmatan. Semua yang diperoleh selalu mendatang - kan nikmat , bahagia dan tentram lahir bathin.
8. Kuat Iman dan Islamnya , tidak mudah tergoda oleh kemewahan duniawi yang menjerumuskan.
9. Dibukakan jalan yang mudah untuk silahturohim dengan orang-orang berilmu , beriman , bertaqwa lainnya , diberi kesehatan - panjang umur , murah rejeki dan selalu taat kepada Alloh.
10. Dimasukan golongan hamba-hamba yang dicintai / disayangi Alloh.( umat pilihan-Nya ) dan dimasukkan kedalam golongan hamba-hamba – Nya yang bertaqwa / soleh.
11. Hatinya dibuka oleh Alloh sehingga mudah menerima nasehat dan petunjuk untuk kembali bila salah jalan.
12. Selalu dekat dgn pertolongan Alloh lahir-bathin - dalam masalah duniawi & ukhrowi.
13. Memperoleh berkah dari KALAMULLAH , dari jalan syariat , dari semua perintah dan Hukum-hukun Alloh.
14. Memperoleh berkah dari sifat tawadu dan Tawakal / berserah diri kepada Alloh.
15. Memperoleh berkah dari berbagai rahasia ketuhanan/ilahiyah.
16. Memperoleh berkah dari rakhmat-rakhmat Alloh yang tak terbilang jumlahnya.
17. Memperoleh banyak berkah dan kenikmatan dari Alloh karena terpilih sebagai mediator/lantaran Nya dalam menolong orang-lain - dalam amal – amal perbuatan baik yang diperintahkan , Dan masih banyak lagi lainnya. , Subhanalloh !
18. ” Demikian pula kesimbangan / keselarasan segala sesuatu yang ada dalam diri kita , antara jasmani dan rohani ( Lahir & Bathin , Phisik & Mental / jiwa ) , iman dan Taqwa , Taqwa dan Tawakallah , langit dan bumi , macro cosmos dan micro kosmos manusia antar manusia , dan manusia dengan mahluk – Nya yang lain, ( Al Mulk , 67 : 3 ) , Subhanallah ! , Allahu Akbar ! ,
19. Dll.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar